ARuang stabilitas Walk inAdalah perangkat laboratorium skala besar yang digunakan untuk simulasikan dan mempertahankan kondisi lingkungan tertentu untuk menguji stabilitas dan daya tahan produk selama penyimpanan atau transportasi jangka panjang. Berikut adalah tinjauan umum tentang bagaimana ruang stabilitas walk-in beroperasi:

Bilik dilengkapi dengan pemanas dan sistem pendingin untuk mengontrol suhu internal.
Pemanas biasanya menggunakan elemen pemanas listrik, sementara sistem pendingin dapat menggunakan kompresor atau sistem berpendingin air.
Sensor ini memantau suhu internal dan membandingkan dengan nilai set.
Sistem kontrol suhu secara otomatis menyesuaikan perangkat pemanas dan pendingin untuk mempertahankan rentang suhu set, yang dapat konstan atau mengikuti siklus suhu preset.
Kontrol kamar kelembaban relatif menggunakan pelembab dan dehumidifier.
Humidifier biasanya menggunakan generator uap atau sistem film basah, sementara dehumidifikasi dapat melibatkan kondensasi melalui sistem pendingin atau menggunakan desiccant.
Sensor ini memantau kelembaban relatif di dalam ruang dan membandingkan dengan nilai set.
Sistem kontrol kelembaban secara otomatis menyesuaikan humidifikasi dan perangkat dehumidifikasi untuk mempertahankan rentang kelembaban set.
Ini memastikan bahkan distribusi suhu dan kelembaban di seluruh ruang.
Dengan sirkulasi udara, ruang dapat menyederhanakan berbagai kondisi aliran udara yang mungkin mengalami dalam penggunaan aktual atau lingkungan penyimpanan.
Bilik biasanya dilengkapi dengan sistem kontrol komputer mikro untuk preset dan menyesuaikan parameter seperti sirkulasi suhu, kelembaban, dan udara.
Sistem kontrol mencakup kemampuan pencatatan data untuk merekam dan menyimpan riwayat data lingkungan untuk analisis dan pelaporan.
Perlindungan suhu berlebih dan kelembapan berlebih: ruang tersebut dirancang dengan fitur keamanan seperti perlindungan suhu berlebih dan kelembaban, dan fungsi mati darurat untuk memastikan operasi yang aman dan perlindungan peralatan.

1. Pengguna mengatur parameter suhu dan kelembaban berdasarkan persyaratan pengujian.
2. Sistem kontrol mengaktifkan perangkat pemanas atau pendingin, serta perangkat pelembab atau dehumidifikasi, untuk mencapai kondisi set.
3. Sensor terus memantau kondisi lingkungan di dalam ruang dan memberi makan data kembali ke sistem kontrol.
4. Sistem kontrol menyesuaikan pemanas, pendingin, pelembap, dan perangkat dehumidifikasi berdasarkan data sensor untuk menjaga lingkungan pengujian yang stabil.
5. Kipas atau sistem sirkulasi udara memastikan bahkan distribusi kondisi dalam ruang.
English
русский
français
العربية
Deutsch
Español
한국어
italiano
tiếng việt
ไทย
Indonesia