Tes semprotan garam adalah uji penuaan umum dan penting yang dipercepat, yang diterapkan pada bidang seperti perawatan permukaan logam, lapisan, elektroplating, mobil, elektronik, Antariksa, dll.
Tetapi tahukah Anda? Pengujian garam semprot bukan "solusi universal", tapi agak meliputi berbagai jenis. Berbagai jenis ruang tes semprotan garam cocok untuk bahan dan target uji yang berbeda. Artikel ini akan memandu Anda untuk dengan cepat memahami perbedaan dan aplikasi berbagai jenisRuang tes penyemprot garam.
Jenis tes semprotan garam yang paling umum dan mendasar memenuhi standar internasional seperti ASTM B117.
Prinsip uji: Solusi natrium klorida 5% atomisasi melalui perangkat semprot dan terus disemprotkan ke sampel untuk diuji, dengan suhu dipertahankan pada 35 ℃.
Cakupan penggunaan: bagian lapis listrik, lapisan, Lembaran galvanis, baja tahan karat, dll.

Kelebihan: operasi sederhana, standar dan matang, cocok untuk tes perbandingan.
Kerugian: cukup berbeda dari lingkungan korosi alami aktual dan hanya digunakan untuk skrining awal dari kinerja anti korosi bahan.
Jenis uji lebih agresif daripada semprotan garam netral, sebagian besar digunakan untuk verifikasi korosi lapisan anti korosi dan bagian paduan aluminium kelas atas.
Prinsip uji:
ASS: tambahkan asam asetat glasial berdasarkan NSS untuk menyesuaikan pH larutan untuk 3.1 3.3.
CASS: menambahkan tembaga klorida ke bokong memperkuat korosi.
Cakupan penggunaan: bagian berlapis elektro multi-lapisan kromium nikel tembaga, suku cadang penanda otomotif, bagian perangkat keras presisi.
Kelebihan: mempercepat korosi lebih cepat dan menilai kapasitas tertinggi lapisan tahan korosi tinggi.
Peralatan yang direkomendasikan: seri LIB-S ruang uji semprotan garam, yang dapat melakukan berbagai tes seperti NSS, ASS, CASS, dll. Mendukung tes otomatis penuh ASTM B117 dan ISO 9227.

Seluruh mesin terbuat dari serat kaca yang terbentuk satu kali plastik diperkuat, Yang tahan asam, sangat stabil dan memiliki masa pakai yang panjang.
Ini mensimulasikan proses korosi nyata dari "semprotan garam + pengeringan + panas lembab + kondensasi" AC di lingkungan alami, yang lebih dekat dengan kondisi penggunaan aktual.
Prinsip uji: selama satu Siklus Uji, sampel mengalami beberapa tahap lingkungan, seperti semprotan garam EW pengeringan sandal basah disertai penyemprotan ulang, membentuk sebuah siklus.
Cakupan penggunaan: Industri Otomotif (seperti suku cadang tubuh, suku cadang sasis), peralatan laut, lemari listrik, fasilitas luar ruangan.
Kelebihan: Hasil Uji memiliki nilai referensi yang lebih praktis dan secara bertahap menjadi tren utama di industri ini.
Standar: ISO 16701, VDA 233-102, SAE J2334, dll.

✅Peralatan yang direkomendasikan: LIB-CCTRuang uji korosi siklik, Mendukung pemrograman multi-tahap, simulasi kondisi khusus.
Jenis uji | Lingkungan simulasi | Penerapan yang direkomendasikan | NSS | Daerah pesisir atau kelembapan, korosi utama | Electroplating, penyemprotan, uji anti-korosi dasar | ASTM B117 |
CASS | Hujan asam | Lingkungan yang sangat menipis | ISO 9227 ASS/CASS | |||
CCT | Cuaca alami, proses penuh | Otomotif, peralatan luar ruangan | SAE J2334. 233 VDA-102 |
Jika Anda tidak yakin tentang standar pengujian ANDA ATAU PERSYARATAN industri, jangan ragu untuk menghubungi tim LIB untuk saran pilihan profesional.
English
русский
français
العربية
Deutsch
Español
한국어
italiano
tiếng việt
ไทย
Indonesia