A. Pastikan kondisi peralatan: Pastikan bahwaRuang tes semprotan garamDalam kondisi kerja normal dan telah dikalibrasi dan Tervalidasi.
B. Periksa untuk kebersihan: Periksa bagian dalam ruang uji untuk memastikan bersih, karena setiap kontaminan dapat memengaruhi hasil uji.
C. Siapkan sampel uji: Siapkan sampel untuk diuji untuk korosi, memastikan permukaan mereka bebas dari kotoran atau lapisan oksidasi yang nyata.

Sebuah parameter penyesuaian: Atur parameter uji yang sesuai sesuai sesuai dengan bahan dan persyaratan standar, termasuk konsentrasi semprotan garam, siklus semprot, dan durasi uji.
B. Durasi uji rencana: pengujian korosi biasanya memakan waktu lama, jadi rencana durasi uji cukup berdasarkan kondisi tertentu.

Sebuah sampel tempat: tempatkan sampel untuk diuji di dalam ruang uji, memastikan ada cukup ruang antara setiap sampel untuk menghindari gangguan.
B, posisi sampel dengan benar: Perhatikan orientasi dan penempatan sampel untuk memastikan semua permukaan terkena semprotan garam.
A. Tutup dan segel ruang: Tutup pintu ruang uji dan pastikan segel yang baik untuk mencegah kebocoran semprotan garam.
B. Mulai uji: Mulai ruang uji semprotan garam. Pada saat ini, larutan garam akan membuat partikel halus melalui nosel, membentuk lingkungan semprot garam.

A. Periksa kondisi secara berkala: Periksa konsentrasi semprotan garam dan suhu di dalam ruang uji untuk memastikan mereka memenuhi parameter preset.
B. Memeriksa korosi: memantau status korosi permukaan sampel. Ini dapat dilakukan melalui inspeksi visual atau dengan alat yang lebih rinci seperti mikroskop.
C. Pengamatan catatan: mencatat tepat waktu kondisi korosi sampel selama tes untuk analisis berikutnya dan perbandingan.

A. Menghentikan tes: menghentikan tes dan mematikan ruang uji semprotan garam sesuai dengan waktu uji yang diperlukan.
B, bersihkan sampel: Hapus sampel dan bersihkan untuk menghilangkan semprotan garam dan residu dari permukaan.
C. Evaluasi dan analisis: evaluasi dan analisis sampel, Bandingkan kondisi korosi antara sampel yang berbeda, dan ambil langkah yang diperlukan sesuai kebutuhan.

A. Mematuhi standar: mengikuti standar yang relevan dan spesifikasi untuk memastikan akurasi dan repeatabilitas tes.
B. Jaga dan kalibrasi secara teratur: melakukan pemeliharaan dan kalibrasi teratur ruang uji semprotan garam untuk memastikan kondisi kerja normal.
C. Menghindari gangguan bahan: ketika melakukan tes skala besar, coba menghindari kontak langsung antara berbagai bahan untuk mencegah interferensi mutual yang dapat memengaruhi hasil uji.
D. Bersihkan ruang tes Post-Test: bersihkan dan menangani ruang uji segera setelah tes untuk mencegah kerusakan korosi semprotan garam pada peralatan.
English
русский
français
العربية
Deutsch
Español
한국어
italiano
tiếng việt
ไทย
Indonesia